Polemik Regulasi: DPR dan KONI Membahas Revisi Peraturan Menteri Permenpora 14/2024

Admin_pmibali/ September 25, 2025/ Berita

Dunia olahraga nasional kini dihadapkan pada Polemik Regulasi yang memerlukan penyelesaian segera. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI aktif membahas revisi Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024. Pertemuan ini krusial untuk menciptakan regulasi yang harmonis, mendukung ekosistem olahraga dan menjamin kepastian hukum bagi atlet.

Inti dari Polemik Regulasi ini adalah pasal-pasal yang dianggap tumpang tindih dengan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). KONI berpendapat bahwa beberapa ketentuan dalam Permenpora 14/2024 berpotensi menghambat pembinaan atlet. Oleh karena itu, diskusi di DPR difokuskan pada upaya sinkronisasi dan penyesuaian pasal-pasal yang dianggap bermasalah.

Komisi X DPR RI, yang membidangi olahraga, bertindak sebagai mediator utama dalam mencari solusi atas Polemik Regulasi ini. Mereka mendengarkan masukan dari KONI dan berbagai stakeholder terkait, termasuk federasi olahraga. Tujuannya adalah merumuskan kebijakan yang benar-benar pro-prestasi dan tidak menimbulkan diskriminasi dalam alokasi anggaran maupun dukungan.

KONI menekankan pentingnya peran mereka sebagai wadah tunggal koordinasi organisasi olahraga prestasi di tingkat nasional. Mereka meminta agar Permenpora baru dapat secara jelas mengakui dan memperkuat fungsi ini. Keseimbangan kekuasaan dan tata kelola yang jelas adalah kunci untuk menghindari konflik berkepanjangan di masa depan.

Salah satu fokus perdebatan adalah terkait mekanisme pendanaan dan pelaporan pertanggungjawaban. KONI mengusulkan format yang lebih efisien agar dana pembinaan atlet dapat tersalurkan dengan cepat tanpa melanggar prinsip akuntabilitas. Regulasi yang berbelit justru menghambat persiapan atlet menuju multievent internasional.

Polemik Regulasi ini sesungguhnya mencerminkan upaya untuk membangun sistem olahraga yang lebih baik. Baik DPR maupun KONI memiliki tujuan yang sama: kejayaan olahraga Indonesia. Perbedaan pandangan hanya terletak pada implementasi dan interpretasi aturan teknis yang digunakan dalam operasional sehari-hari.

Rapat-rapat dengar pendapat umum (RDPU) ini diharapkan segera menghasilkan kesepakatan final mengenai revisi. Kejelasan regulasi sangat mendesak agar KONI dapat fokus penuh pada persiapan atlet, terutama menghadapi SEA Games dan PON yang akan datang. Ketidakpastian harus segera diakhiri.

Keputusan akhir revisi Permenpora 14/2024 harus menjamin tidak adanya dualisme kepengurusan atau kebijakan di lapangan. KONI membutuhkan regulasi yang solid untuk melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Dukungan hukum yang kuat adalah fondasi bagi prestasi olahraga yang berkelanjutan.

KONI dan DPR berkomitmen untuk menuntaskan revisi ini demi kepentingan atlet. Solusi yang dihasilkan haruslah bersifat jangka panjang, menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan olahraga nasional. Ini adalah janji untuk para pahlawan bangsa di arena tanding.

Sinergi antara legislatif dan organisasi olahraga ini patut diapresiasi. Upaya mencari jalan keluar dari Polemik Regulasi ini menunjukkan bahwa setiap pihak serius dalam membangun fondasi hukum yang kuat untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas di bidang olahraga.

Share this Post