Perayaan HUT ke-80 PMI: Aksi Kemanusiaan Serentak, dari Donor Darah hingga Pelayanan Kesehatan Lansia
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) pada tanggal 17 September menjadi momentum penting yang diwarnai dengan Aksi Kemanusiaan Serentak di seluruh pelosok negeri. Aksi Kemanusiaan Serentak ini menunjukkan komitmen PMI yang tak lekang oleh waktu dalam melayani masyarakat, mulai dari kegiatan donor darah masif yang bertujuan memenuhi kebutuhan stok darah nasional, hingga inisiatif pelayanan kesehatan yang menyasar kelompok rentan seperti lansia. Perayaan ini bukan hanya selebrasi usia organisasi, tetapi penegasan kembali peran vital PMI sebagai pilar utama dalam respons bencana dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Salah satu fokus utama dari Aksi Kemanusiaan Serentak adalah peningkatan stok darah. Berbagai UDD (Unit Donor Darah) PMI di kota-kota besar, seperti PMI DKI Jakarta, mencatat lonjakan partisipasi donor darah hingga 20% di bulan September 2025. Ketua Bidang Pelayanan Darah PMI Pusat, dalam laporan tertulisnya per 30 September 2025, menyebutkan bahwa target 80.000 kantong darah berhasil terlampaui selama periode sepekan perayaan, berkat partisipasi aktif relawan dan masyarakat. Kegiatan ini krusial mengingat kebutuhan darah yang terus meningkat, terutama di rumah sakit rujukan.
Selain donor darah, PMI juga memperluas jangkauan layanan kesehatan. Di beberapa wilayah, seperti di PMI Kabupaten Gresik, dilaksanakan kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis yang secara khusus menargetkan lansia dan anak-anak. Layanan ini mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan konsultasi gizi, yang merupakan bagian dari program kesehatan masyarakat berkelanjutan PMI. Hal ini sejalan dengan misi organisasi untuk tidak hanya fokus pada tanggap darurat, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup preventif di komunitas.
Puncak Aksi Kemanusiaan Serentak ini juga melibatkan ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan. Di Banten, misalnya, PMI Provinsi Banten merayakan HUT dengan menggelar Parade Budaya dan kegiatan outreach di kawasan eks Kesultanan, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepalangmerahan kepada generasi muda. Komitmen PMI untuk memberdayakan relawan terlihat nyata. Dalam sebuah arahan kepada jajarannya, Kepala BPBD Provinsi Banten turut mengapresiasi upaya PMI dalam melatih 40 personel tambahan untuk kesiapsiagaan darurat pada 15 September 2025, membuktikan sinergi yang kuat antara PMI dan lembaga pemerintah. Secara keseluruhan, perayaan HUT ke-80 menjadi penanda bahwa PMI adalah institusi yang terus berinovasi dan berkelanjutan dalam memberikan Aksi Kemanusiaan Serentak bagi bangsa.